Buah Hati Journal has moved to a new address at ejournal.bbg.ac.id/buahhati

MALNUTRISI PADA ANAK BALITA

Tita Menawati Liansyah

Abstract


Malnutrisi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Prevalensi malnutris pada balita di Indonesia masih cukup tinggi. Diagnosis malnutrisi dapat diketahui melalui gejala klinis, antropometri dan pemeriksaan laboratorium. Malnutrisi pada balita tidak hanya meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian tetapi juga dapat menimbulkan gangguan dalam pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir yang pada akhirnya akan menurunkan produktivitas kerja. Keterlambatan dalam memberikan pelayanan gizi pada balita dengan malnutrisi dapat mengakibatkan kerusakan yang sukar atau tidak dapat diperbaiki lagi.

Kata Kunci: Malnutrisi, Balita, Faktor Resiko Malnutrisi, Penatalaksanaan Malnutrisi

Full Text:

PDF

References


Abu A.Ilmu Sosial Dasar.Jakarta:Rineka Cipta;1997.

Anonim-1. Early Detection and Referral of Children with Malnutrition. British Medical Bulletin. 2008.

Anonim-2. Deteksi Dini Anak Gizi Buruk Dan Tindak Lanjutnya. 2009, Available www.ypha.or.id/files/Lingkaran_setan.pdf

Anonim-3. Gizi Buruk. Available www.malukuprov.go.id/index.php?option= com_content&view=article&id=66:giziburuk&catid=47:kesehatan&Itemid

Departemen Kesehatan RI. Analisis Situasi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta:Depkes RI;2004.

Departemen Kesehatan RI. Pemantauan Pertumbuhan Balita. Jakarta: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI;2002.

Departemen Kesehatan RI.Program Gizi Makro.Jakarta:Depkes RI;2002

Dewi RK, Budiantara IN. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Gizi Buruk Di Jawa Timur dengan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline. Jurnal Sains Dan Seni ITS. 2012.1(1):177-182.

Dini L.Konsumsi Pangan Tingkat Rumah Tangga Sebelum dan Selama Krisis Ekonomi.Jakarta:PT Gramedia Pustaka;2000.

Effendi.Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC; 1998.

Hidayat AAA.Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan.Jakarta:Salemba Medika;2008.

Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar 2013. Badan penelitian dan pengembangan kesehatan Kemenkes RI. Jakarta:Kemenkes RI;2013

Kliegman R.Nelson Textbook of Pediatrics. USA: Saunders Elsevier;2007.

Kosim, Sholeh M.Buku Ajar Neonatologi Edisi I.Jakarta: Badan Penerbit IDAI;2008.

Krisnansari D. Nutrisi Dan Gizi Buruk. Jurnal Mandala of Health. 2010.4(1):60-68.

Kumar S. Global Database on Child Growth and Malnutrition [Internet]. 2007 [cited 2015 Desember 3]. Available from: http://Who.int//nutgrowthdb>.2007

Pelatihan TOT Fasilitator PKD Bagi Fasilitator Gizi Kabupaten. Managemen Gizi Buruk.2005.

Pudjiadi S. Ilmu Gizi Klinis Pada Anak. Jakarta: Gaya Baru; 2005.

Soekirman.Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk Keluarga dan Masyarakat.Jakarta:EGC;2000.

Solihin Pudjiadi. Ilmu Gizi Klinis Pada Anak. Edisi keempat. 2000. FKUI. Jakarta

Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Indonesia.Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak.Jakarta:Infomedika;2007.

Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Indonesia.Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak.Jakarta:Infomedika;2007.

Supartini Y.Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak.Jakarta:EGC; 2002.

Tim Paket Pelatihan Klinik PONED.Buku Acuan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED).Jakarta:EGC;2008.

Tropical Medicine Central Resource.Kwashiorkor (Protein – Calorie Malnutrition) [Internet].2008[cited 2015 Desember 3]. Available from: http://tmcr.Usuhs.mil/tmcr/chapter16/Kwashiorkor.htm

Walker,Allan.Pediatric Gastrointertinal Disease.USA:DC Decker;2004.

World Health Organisation.Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit.Jakarta: WHO Indonesia ; 2009

Yayasan Pemantau Hak Anak (YPHA). Lingkaran Setan Gizi Buruk: Ketika Negara Kembali Gagal Menjamin Hak Hidup Anakanak, 2009, Available www.ypha.go.id


Article Metrics

Abstract views: 3289   PDF views: 2081